Thursday, August 11, 2011

Pengemis lebih kaya dari karyawan?


Menurut Anda, apakah seorang pengemis itu sudah pasti miskin secara finansial? Belum tentu. Di daerah Jawa ada seorang pengemis yang mempunyai mobil. Bahkan di Eropa ada pengemis yang bisa membeli sebuah mobil mewah dan apartemen. Apakah hal ini biasa menurut Anda? Tentu tidak, saya yakin setiap orang yang mendengar atau melihatnya pasti akan sangat terkejut. Seorang pengemis bisa memiliki mobil?? Wow....

Tapi setelah dipikir–pikir, sah–sah saja kalau pengemis bisa memiliki mobil. Coba kita bayangkan, kalau pengemis itu duduk di dekat rambu lalu lintas, kira–kira dalam 1 hari ada berapa kali lampu merah? Kita anggap 1 hari itu ada 100x lampu merah (saya yakin pasti lebih) dan setiap lampu merah, si pengemis mendapat Rp.1.000,-(kadang–kadang bisa lebih). Anda kalikan saja penghasilan si pengemis tersebut. Dalam 1 hari, pengemis tersebut bisa mendapatkan penghasilan sebesar +/- Rp.100.000,-/ hari tanpa bekerja alias Duduk Diam Dapat Duit (4D)!! Wow..

Hanya dengan meminta saja mereka bisa mendapatkan +/- Rp.100.000,- / hari. Berarti pengemis tersebut sudah mendapatkan pasif income. Dahsyatkan?

Coba Anda bandingkan dengan gaji seorang karyawan bergelar S1 yang baru melamar pekerjaan. Kira–kira, kalau Anda seorang pemimpin perusahaan, berapa gaji yang akan Anda berikan? Saya yakin Anda pasti akan memberikan sekitar Rp. 1,5 juta dan paling maksimal pun sekitar Rp.2 juta. Benar? Mari kita bagi penghasilan karyawan tersebut menjadi perhari, berarti sang karyawan baru mendapatkan penghasilan sekitar Rp.67.000,- / hari. Masih kalah sekitar Rp.33.000,- dari si pengemis yang bisa mendapatkan penghasilan minimal sebesar RP.100.000,- setiap harinya.

Dilihat dari segi jabatan sosial, memang sangat menggelikan. Seorang pengemis bisa berpenghasilan lebih besar dari seorang karyawan bergelar, tapi itulah kenyataan hidup!

Menurut Anda, apakah si pengemis bisa tergolong sukses atau kaya? Tergantung dengan pendapat Anda masing – masing. Tapi,  menurut saya si pengemis adalah orang yang paling ‘miskin’ sedunia. Kenapa? Karena orang yang sukses atau kaya bukan diukur dari berapa banyak uang yang dimiliki, tetapi impian merekalah yang menentukan mereka miskin atau kaya.

Jadi, bagi Anda yang sekarang masih belum memiliki uang yang banyak, tetapi sudah memiliki impian yang besar, maka Anda sudah termasuk kedalam golongan orang kaya dan sukses.  Yang perlu Anda lakukan sekarang adalah Anda harus bersabar dan pantang menyerah dalam mengejar impian Anda.

Tetapi, jika saat ini Anda tidak memiliki uang dan dan tidak mau memiliki impian..maka, Anda akan menjadi  orang yang paling kasihan di dunia ini!

Orang miskin, bukanlah orang yang tidak memiliki sesenpun, tapi orang miskin adalah orang yang tidak memiliki IMPIAN!!

Saya berharap setelah Anda membaca artikel saya ini, Anda lebih bisa menyadari bahwa hidup bukan hanya untuk uang!.

Kejarlah impian Anda selagi masih ada waktu. Uang adalah efek dari apa yang kita kerjakan saat ini.

Semoga bermanfaat.

Salam Super Dahsyat dan Tetap Semangat.


Ardy Luhur
Inspirator - Entrepreneur
luhurmotivation@gmail.com
@LUHURMotivation      
www.luhurmotivation.com

Untuk informasi Seminar dan Pelatihan karyawan dan staff di perusahaan Anda, dapat menghubungi 0811 608 0501.

Terima kasih.




2 comments:

  1. Selamat utk menjadi org yang memiliki impian kuat. Tetap bertahan,kejar impian, kosisten dan pantang menyerah. Alhasil impian anda pasti tercapai. Salam Dahsyat. Gbu

    ReplyDelete
  2. terima kasih sudah memberikan komentar. saya yakin, setiap orang yg punya tekad kuat utk mengejar IMPIAN - nya..Impiannya pasti akan tercapai. Sukses untuk Anda semua. Salam Super Dahsyat dan Tetap Semangat. JBU

    ReplyDelete