Monday, August 26, 2013

Pelajaran Berharga dari 'Mengantri'.

Mungkin kita sering mendengar kata “antri’ di setiap loket penjualan tiket. Tapi pernahkah kita bertanya pada diri sendiri, kenapa kita harus ‘mengantri’? Dan apa yang bisa kita pelajari dari ‘mengantri’?
Suatu hari, ada seorang guru di Australia pernah berkata..
“Kami tidak terlalu khawatir jika anak sekolah dasar kami tidak pandai matematika, tapi kami lebih khawatir kalau mereka tidak pandai mengantri”.
Mengapa pelajaran mengantri lebih di pentingkan daripada pelajaran matematika?
Inilah jawabannya.
Karena untuk belajar matematika, ternyata anak – anak hanya perlu dilatih selama 3 bulan saja secara intensif untuk bisa matematika, sementara diperlukan waktu 12 tahun atau lebih untuk bisa mengajari anak – anak mengantri dan selalu ingat pelajaran berharga dibalik dari proses mengantri. Mengapa demikian? Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi menggunakan ilmu matematika kecuali tambah, kali, kurang  dan bagi. Sebagian dari mereka ada yang menjadi penari, atlet olimpiade, penyanyi, musisi, pelukis, bisnisman dll. Dan biasanya, hanya sebagian kecil saja dari anak - anak dalam satu kelas yang kelak akan memilih profesi dibidang yang berhubungan dengan matematika.
Sementara semua anak dalam satu kelas pasti akan membutuhkan “Etika Moral dan Pelajaran Berharga” dari mengantri di sepanjang hidup mereka kelak.
Apa pelajaran berharga yang bisa diambil dari ‘mengantri’?
Ternyata dari mengantri, anak – anak bisa belajar banyak hal, contohnya sbb :
1.     Anak – anak belajar Manajemen Waktu. Jika ingin mengantri paling depan datang lebih awal dan persiapan lebih awal.
2.     Anak – anak belajar Bersabar. Apabila anak tersebut berada di posisi paling belakang, maka dia harus bersabar untuk menunggu giliran dia.
3.     Anak – anak belajar Menghormati Hak Orang Lain. Yang datang lebih awal dapat giliran lebih awal dan tidak saling serobot karena merasa diri paling penting.
4.     Anak – anak belajar Berdisiplin. Kehidupan anak – anak akan menjadi lebih disiplin dan teratur.
5.     Anak – anak belajar Kreatifitas. Pada saat mereka mengantri, mereka akan memikirkan kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebosanan pada saat mengantri.
6.     Anak – anak belajar Bersosialisasi. Pada saat mengantri, mereka juga bisa bersosialisasi dengan menyapa dan mengobrol dengan orang lain di dalam antrian.
7.     Anak belajar Hukum Sebab - Akibat. Apabila mereka datang terlambat, mereka harus menerima konsekuensinya.
Dari pemaparan manfaat ‘mengantri’ diatas, ada baiknya mulai sekarang bisa diajarkan kepada generasi muda, supaya bisa di duplikasi ke generasi berikutnya dan akan terjadi perubahan yang sangat signifikan.
Mengantri adalah hal yang sangat sederhana, apabila bisa diterapkan, sesuatu yang sederhana bisa menjadi sesuatu yang sangat berharga dan bernilai di mata orang lain.
Mulai saat ini, budayakanlah mengantri di sepanjang hidup Anda supaya terjadi perubahan kearah yang lebih baik dan lebih dahsyat.
Budayakan Antri dan Tetap Semangat!

Semoga bermanfaat,
Salam Super Dahsyat dan Tetap Semangat.

Ardy Luhur
Inspirator - Entrepreneur
@LUHURMotivation      
www.luhurmotivation.com

Untuk informasi Seminar dan Pelatihan karyawan dan staff di perusahaan Anda, dapat menghubungi 0811 608 0501.

Terima kasih.
       

No comments:

Post a Comment