Sunday, October 20, 2013

Mike Tyson Vs Michael Jordan


Apa yang ada dipikiran Anda ketika anda melihat judul artikel ini? ‘Mike Tyson VS Michael Jordan’. Saya yakin pasti banyak yang langsung berpikir, apa yang mereka pertandingkan terlebih dahulu. Kalau bertinju pastinya Mike Tyson yang menang dan kalau bermain basket pastinya Michael Jordan yang menang. Tapi sayang sekali para pembaca, hari ini saya tidak akan membahas siapa yang akan menang bertinju ataupun siapa yang akan menang dalam bermain basket. Yang akan saya bahas adalah bagaimana kita mengambil hikmah positif dari kisah hidup mereka. Mike Tyson dan Michael Jordan adalah legenda hidup di bidang olahraga yang mereka tekuni. Tapi ada satu perbedaan yang sangat signifikan dari kisah mereka. Mari kita pelajari secara singkat profil mereka.

Mike Tyson.
Ketika Mike Tyson berusia dibawah 30 tahun, dia hampir selalu berhasil membuat lawannya KO pada ronde awal di setiap pertandingan. Ketika diselidiki tentang kekuatan dari Mike Tyson, ternyata kekuatannya terletak pada otot – otot lehernya yang sangat kuat.  Karena kekuatan otot lehernya yang sangat luar biasa, akhirnya dia di juluki si ‘Leher Beton’ karena bisa dengan mudah mengalahkan setiap lawannya dan dia susah untuk di kalahkan. Namun, ketika usia Mike Tyson bertambah, daya ototnya semakin melemah. Mike Tyson tidak pernah mengubah cara bertandingnya dan selalu menggunakan metode yang sama, yaitu memakai otot – ototnya. Ia berpikir bahwa otot – ototnya akan tetap kuat. Namun, pada usia diatas 30 tahun, ia sering mengalami kekalahan pada setiap kali bertanding. Kenapa? Karena dia tidak pernah mengubah cara dan gayanya, dan terus memakai otot – ototnya, padahal semakin bertambahnya usia otomatis otot – ototnya akan semakin melemah. Sampai hari ini, Mike Tyson dikenal sebagai legenda petinju yang kalah dan gagal dalam mempertahankan gelar juaranya.

Michael Jordan.
Ketika Michael Jordan masih muda, ia bergerak sangat gesit dan dia memiliki lompatan yang sangat luar biasa. Michael Jordan pernah melakukan slam dunk dengan melompat dari titik free throw sampai ke ring basket. Pada moment tersebutlah istilah ‘Airwalk’ pada permainan bola basket menjadi sangat terkenal. Michael Jordan memiliki lompatan diatas rata – rata pemain bola basket. Namun, ketika usianya semakin bertambah, kekuatan dan kelincahannya pun semakin berkurang. Ia tahu bahwa ia pasti kalah jika terus menggunakan kelincahan dan kegesitannya. Lalu ia  mulai mengubah gaya permainannya. Ia mulai melatih lemparan tiga angka. Selama berhari – hari, berbulan – bulan dan bertahun – tahun, yang ia lakukan hanyalah latihan lemparan tiga angka. Ia tidak memakai kekuatan otot, ketangkasan, dan kelincahan karena Ia tahu bahwa semakin bertambahnya usia, semua pasti akan berkurang. Jadi, ketika bertanding, ia selalu melempar dari jarak tiga poin dan sering menghasilkan 3 poin. Dan saat ini Michael Jordan pun menjadi legenda hidup basket bola yang selalu dikagumi sampai hari ini.

Apa yang menjadi perbedaan dari kedua legenda hidup tersebut?
Ya, perbedaannya adalah Michael Jordan berani mengubah cara bermainnya karena dia tahu bahwa seiring bertambahnya usia maka dia pasti kalah fisik sama pemain muda lainya. Sehingga dia harus beradaptasi dengan perubahan tersebut. Namun, apa yang terjadi dengan Mike Tyson? Mike Tyson tidak mau merubah gaya permainannya dan terus melakukan hal yang sama, sehingga dia tidak bisa beradaptasi dengan perubahan dan akhirnya dia pun menjadi sering kalah dalam bertanding.

Dari kisah Mike Tyson dan Michael Jordan, apa yang bisa kita pelajari?
Ternyata tidak ada yang abadi di dunia ini. Setiap saat semua pasti berubah. Yang abadi hanyalah Tuhan, Hukum Alam, dan Perubahan itu sendiri.  Jadi, apabila saat ini Anda merasa hidup Anda tidak bisa terjadi suatu terobosan yang signifikan, mungkin anda sudah harus merubah cara kerja atau cara bisnis Anda, karena situasi dan kondisi disekitar Anda sudah berubah. Anda harus beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Beradaptasilah dengan perubahan sekarang juga!

Dinosaurus ‘punah ‘akibat tidak bisa beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Apabila anda tidak mau beradaptasi dengan perubahan, maka anda akan ‘punah’ seperti dinosaurus.

Jadi,  Mike Tyson Vs Michael Jordan.. Menurut Anda, Siapa yang menang? Pilihan ada di tangan Anda.

Semoga bermanfaat.

Salam Super Dahsyat dan Tetap Semangat.



Ardy Luhur
Inspirator - Entrepreneur
@LUHURMotivation      
www.luhurmotivation.com

Untuk informasi Seminar dan Pelatihan karyawan dan staff di perusahaan Anda dapat menghubungi 0811 608 0501.


Terima kasih. 

No comments:

Post a Comment