Monday, January 6, 2014

Pemulung menjadi Juara Dunia



Banyak orang mengatakan bahwa hidup ini sudah ditentukan oleh yang Maha Kuasa atau bahasa kerennya adalah ‘nasib’. Hidup miskin atau kaya semua adalah ‘nasib’. Apakah anda setuju dan yakin bahwa ‘nasib’ itu memang ada? Apakah yang terlahir miskin, hidupnya pasti akan sangat menderita? Jangan mengambil kesimpulan terlebih dahulu sebelum anda membaca kisah dari Taat Pribadi ‘Sang Pemulung’.

Taat Pribadi adalah binaragawan asal Jawa Tengah. Beliau dinobatkan sebagai juara dunia binaraga dunia natural (drug-free bodybuilding world) Musclemania di kota Anaheim, California. Dia berhasil mengalahkan para perwakilan dari 12 negara. Prestasinya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Predikatnya sebagai juara dunia tidak dilalui dengan mudah. Siapa sangka, juara dunia kelahiran Boyolali ini adalah mantan pemulung dengan ijazah SD.

"Saya dilahirkan di keluarga yang sangat sederhana. Boleh dikatakan keluarga yang sangat miskin. Orang tua saya sendiri bekerja sebagai tukang becak. Ibu hanya seorang tukang cuci. Bahkan untuk makan sehari-hari kami harus membeli nasi bekas atau nasi aking. Dan kondisi itu juga yang memaksa saya untuk tidak bisa menyelesaikan sekolah," ungkap Taat bercerita atas kisah hidup masa kecilnya.

Karena kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu, membuatnya terpaksa membanting tulang membantu pekerjaan orang tua, meski dirinya saat itu masih berusia 12 tahun. Taat pun menjadi pemulung ditengah kerasnya kehidupan Kota Jakarta. "Saya pernah masuk di sebuah pertokoan yang ternyata tidak boleh dimasuki pemulung. Sampai saya dipukuli satpamnya, saya dibentak dipukuli, saya sampai nangis," katanya.
Taat juga pernah menjadi seorang security. Ketika banyak orang yang mengatakan bahwa postur tubuh dan bentuk badannya terlalu kecil untuk ukuran seorang security, Taat terpacu untuk membentuk badannya menjadi lebih proporsional. Selain itu, Taat juga sudah menentukan impiannya. Taat ingin menjadi seorang atlit Binaraga. Namun , karena tidak diimbangi dengan makanan yang mengandung gizi dan protein tinggi, Taat pun sempat terkena sakit tipus selama tiga bulan. Setelah itu, Taat mulai mengembangkan latihannya secara benar. Sampai suatu saat, Taat diperhadapkan dengan pilihan yang sangat sulit.  Taat harus memilih tetap bekerja menjadi security atau meninggalkan pekerjaannya dan menjadi binaraga. Akhirnya Taat memilih untuk keluar dari pekerjaan dan menjadi seorang atlit binaraga.
''Saya sempat ditentang keluarga dalam mendalami olah raga binaraga ini. Sebab, pengeluarannya sangat banyak. Bayangkan, setiap hari saya harus makan makanan yang berprotein sebanyak 3 kg, baik daging ayam, sapi, atau putih telor. Namun, saya tetap nekad,'' terangnya.
Namun, dengan tekad dan latihan keras yang di lakukan oleh Taat ternyata membuahkan hasil. Buktinya, saat kali pertama mengikuti kejuaraan binaraga tingkat nasional di ajang Pesta Raga tahun 2000 di Jakarta, Taat langsung menyabet juara. Momen tersebut tidak bisa dilupakan begitu saja oleh Taat. Sebab, di kejuaraan itulah namanya mulai melambung, dikenal dan diperhitungkan oleh binaragawan dari daerah lain.
"Saya mewakili Jawa Tengah. Dari juara PON itu saya mengikuti kejuaraan Asia di Selangor Malaysia. Nah dari situlah saya mendapat tiket untuk kejuaraan dunia. Dan saya mendapat juara dunia musclemania di Anaheim California," ungkap Taat.
Khusus menghadapi kejuaraan dunia binaraga Muscle Mania World di California, Taat latihan hingga pukul 24.00. Hal itu demi meraih prestasi terbaik, yaitu juara guna mengharumkan nama bangsa dan negara serta daerah Jawa Tengah. Impian itu akhirnya jadi kenyataan juga. Taat menjadi juara dunia di kelas lightweight Muscle Mania World!
Tapi tahukah anda, ternyata menjelang seleksi pra PON, Taat mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya dicoret dari daftar seleksi. Namun hal tersebut tidak membuatnya patah semangat. Justru memacunya untuk lebih bersemangat berlatih, hingga mendatangkan hasil yang luar biasa.

Dari kisah Taat Pribadi, apa yang bisa Anda pelajari?

Untuk mencapai Impian itu memang tidak mudah, Anda harus berani keluar dari zona nyaman Anda, harus bisa tahan mental pada saat di tentang oleh keluarga Anda dan harus melewati proses – proses yang pastinya tidak mudah. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena ‘Impian yang jelas ditambah dengan kerja keras pasti akan merubah nasib Anda dan akan mendatangkan hasil yang sangat luar biasa’

Kalimat yang cocok untuk mengkahiri artikel ini adalah “Terlahir dalam keadaan miskin bukanlah suatu pilihan, namun meninggal dalam keadaan miskin ataupun kaya adalah pilihan Anda. 
Percayalah pada keindahan mimpi – mimpi Anda dan buanglah kata ‘nasib’ di dalam kamus hidup Anda.

Semoga bermanfaat.

Salam Super Dahsyat dan Tetap Semangat.

Ardy Luhur
Mindset Motivator
Inspirator – Entrepreneur
www.luhurmotivation.com
Email               : luhurmotivation@gmail.com
Twitter             : @LUHURMotivation
Fanpage           : Luhur Motivation     

Untuk informasi Seminar dan Pelatihan karyawan dan staff di perusahaan Anda dapat menghubungi 0811 608 0501.

Terima kasih.


No comments:

Post a Comment